Senin, 01 Juni 2009

Jangan dibaca, ini sajak Cinta !

Seperti angkuh merapi yang kucintai diam-diam
Aku bergeming atas air mata
Manis gula nira
Seperti malam yang sinis
Dan ombak sundak yang redam
Oleh mimpi malam para nelayan
Aku sunyi dan kian lirih
Lalu seperti hujan anomali di musim yang sumbang
Aku semakin kuyup oleh dera-mu

Seperti layar perahu setengah cadik di laut selatan
Tertampai badai malam hingga dampar, pulang memar
Kini aku serupa ikan purba yang malu pada laut
Berdebar oleh keping-keping ingkar
Limbung oleh setiap cecar,
Nanar dalam ringas yang semakin lapuk
Tiang waktu semakin bungkuk

Tidak ada komentar:

Posting Komentar